Akta Kelahiran

PERSYARATAN PERMOHONAN PENERBITAN AKTA KELAHIRAN

  1. Melaporkan kelahiran paling lambat 60 hari sejak kelahiran.
  2. Pencatatan kelahiran yang melampaui batas waktu, dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan / penetapan dari Kepala Instansi Pelaksana
  3. Menyelesaikan Proses permohonan Kartu Keluarga untuk mendapatkan NIK bagi anak yang akan dicarikan Akta Kelahiran.
  4. Surat Pengantar dari Kepala Desa / Kelurahan diketahui Camat;
  5. Surat dari penolong kelahiran (Bidan / Rumah Sakit);
  6. Mengisi Formulir :
    Formulir surat keterangan kelahiran dari Desa / Kelurahan :
    F-2.01 : Untuk kelahiran yang terjadi di tempat domisili ibunya
    F-2.02 : Untuk Kelahiran yang terjadi di luar domisili ibunya
    F-2.03 : Untuk anak yang tidak diketahui asal usulnya atau tidak diketahui keberadaan orang tuanya
    F-2.04 : Untuk kelahiran orang asing
  7. Foto Copy Surat Nikah / Akta Perkawinan / Akta Percarian Orang Tua dilegalisir;
  8. Foto Copy KTP-el Orang Tua;
  9. Foto Copy KK dilegalisir oleh pejabat Dispendukcapil dilampiri KK Asli;
  10. Fotocopy KTP-el 2 (dua) orang saksi pendaftaran dan hadir untuk menandatangani Register;
  11. Permohonan yang tidak diajukan oleh orang tua sendiri, yang bersangkutan harus melampirkan surat kuasa dengan bermaterai Rp. 6.000,-.

Catatan:

  1. Bagi Orang Asing Tinggal Tetap
    Membawa fotocopy dokumen imigrasi yang dilegalisir oleh instansi yang berwenang
  2. Untuk pencatatan Kelahiran bagi anak temuan:
    Pencatatan kelahiran bagi anak temuan atau anak yang tidak diketahui asal usulnya dilakukan Pejabat Pencatat Sipil di Kabupaten/Kota tempat ditemukannya anak, berdasarkan laporan orang yang menemukan dan bukti-bukti lain yang menguatkan.