Akta Perkawinan

PERSYARATAN PERMOHONAN PENERBITAN AKTA PERKAWINAN

  1. Melaporkan perkawinan paling lambat 60 hari sejak perkawinan
  2. Mengisi formulir pelaporan perkawinan (F-2.12) dan melampirkan :
    • Surat Keterangan telahAi?? terjadinya perkawinan dari pemuka agama / pemuka penghayat / Gereja / Vihara / Parasida
    • Surat Pengantar / keterangan menikah dari Kepala Desa / Kelurahan diketahui Camat
    • Surat Pernyataan belum pernah menikah yang diketahui oleh Kepala Desa / Kelurahan dan Camat denganAi?? materai Rp. 6.000,-
    • Surat Persetujuan Orang Tua yang diketahui oleh Kepala Desa / Kelurahan dan Camat dengan materai Rp. 6.000,-
    • Fotocopy Kutipan akta kelahiran mempelai dilegalisir pejabat dispendukcapil
    • Fotocopy KK dan KTP-el calon mempelai dilegalisir pejabat dispendukcapil
    • Surat Imunisasi bagi calon mempelai wanita dari puskesmas setempat
    • Fotocopy KTP-el orangtua
    • Fotocopy KTP-el saksi 2 (dua) orang
    • Kutipan akta perceraian/kematian bila pernah menikah
    • Ijin kawin dari TNI/POLRI
    • Ijin PN bila belum cukup umur dan ijin orangtua bila berusia kurang 21 tahun
    • Pasfoto hitam berwarna berdampingan ukuran 4Ai??6 sebanyak 6 lembar
    • Mempelai, orang tua dan saksi-saksi menandatangani register akta perkawinan yang disediakan
    • Dokumen imigrasi bagi WNA :
      • Surat ijin menikah dari kedutaan
      • Surat Tanda Melapor (STMD)
      • Paspor
      • Surat Ijin Tinggal Sementara / Tetap

 

PERSYARATAN PERMOHONAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN PEMBATALAN PERKAWINAN

  1. Melaporkan pembatalan perkawinan paling lambat 90 hari sejak putusan pengadilan tentang pembatalan perkawinan mempunyai kekuatan hukum tetap
  2. Mengisi formulir pelaporan pembatalan perkawinan (F-2.17) dan melampirkan :
    • Salinan penetapan Pengadilan Negeri
    • Surat pengantar Panitera Pengadilan Negeri
    • Kutipan Akta Perkawinan
    • Fotocopy KK dan KTP-el pemohon